Featured Post

Catatan Tambahan Malam Ketujuh (7) Pekan Doa 2026

Gambar
 ​​ Bahan Alkitab: Mazmur 27 : 7 – 10 Tema: Tuhan Si Pekena-Kena Aku (Tuhan yang Memulihkan/Menata Hidupku) Durasi: ± 15 Menit ​I. Pendahuluan (± 3 Menit) ​Syalom bapak, ibu, dan saudara/i yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. ​Malam ini kita telah tiba di Berngi Si Ketujuh —malam pamungkas, puncak dari rangkaian Pekan Doa kita. Jika selama enam malam lalu kita belajar tentang ketekunan, pergumulan, dan konsistensi dalam meminta kepada Tuhan, maka malam ini kita dibawa pada sebuah muara keyakinan yang paling radikal, yaitu: "Tuhan Si Pekena-Kena Aku" . Tuhanlah yang menyambut, merajut kembali, dan memulihkan seluruh kehidupan kita. ​Bahan khotbah kita malam ini ditulis oleh Raja Daud dalam Mazmur 27. Kita tahu Daud adalah seorang raja besar, pahlawan gagah perkasa. Namun, di balik kehebatannya, Daud adalah manusia yang akrab dengan air mata, penolakan, ketakutan, dan kesedihan yang paling ekstrem. Lewat penuturannya, kita akan belajar bagaimana sebuah doa penyerah...

PUISI ORANG SUKSES


Orang Sukses akan mengayuh impian, cita cita bak seorang bayi yang merangkak, coba berdiri walaupun sesekali jatuh, untuk suatu Obsesi.

Pengalaman pahit dan manis terus berguling bahkan melayang seiring terbentuknya suasana kondusif

Ditengah gemuruhnya badai kehidupan semangatku tersentak untuk berjuang, dan bagai mata yang melotot kuarahkan ambisiku untuk suatu karya yang harum

Bagaikan mata yang melirik impian yang menari indah seakan hadir rasa kasmaran yang tak karuan dalam benakku untuk menggapai impian itu

Ku tepis egois dan jiwa anarkis lalu kuberteriak dengan suara melengiking menggelorakan “aku pasti bisa”

Asin, asam, gurih dan semua rasa yang menendang otot rasaku tak akan membuat hambar semangatku

Bahkan terus meluncur di tengah kesunyian untuk mengendus harapan manis
Suara gaduh dan bising di tengah gemerincik hujan tak mampu membuat asaku menggigil
Jiwaku seakan berenang menghindari lebah yang akan menyengat dan mnyentuh perih spiritku

Mataku berbinar di tengah buramnya kehidupan, kuyakin kusanggup menghirup secercah harapan dan menutupi buram dengan silau yang ada

Kubuang rasa narsis, kubersihkan semua pesing dan apek di sekitarku, kuhilangkan kegerahan dan rasa gatal yang ada, walau pengalamanku seolah rabun. Sebab aku yakin pasti kan ada kesejukan impian yang akan menjelang.

(Catatan dari kelas Self Development Duta Pertiwi Gorup; Esti, Kurnia, Joko, Sunaryanto)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025