Featured Post

KHOTBAH MINGGU: 30 AGUSTUS 2026 (Minggu Ke 5, Khotbah Pertua/Diaken)

Gambar
​ Tema: Bapa Yang Takut Kepada Tuhan ( Sentudu ras Tempas Dibata ) Nats Alkitab: Kejadian 1:26–28 ​I. PENDAHULUAN ​Manusia sering lupa bahwa dirinya diciptakan segambar dengan Tuhan ( Imago Dei ). Bahkan, di tengah peradaban modern hari ini, ada kekuatan di dunia yang sangat sistematis dan makin lama makin besar untuk membuat manusia—khususnya para laki-laki dan bapak—melupakan kenyataan agung bahwa dirinya diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. ​Ketika seorang bapak kehilangan kesadaran akan identitas Imago Dei dalam dirinya, ia akan kehilangan kompas moral, tujuan hidup, serta kepemimpinan yang berhikmat di dalam keluarga maupun masyarakat. ​II. FAKTA & REALITAS KEKINIAN ​Dunia hari ini menawarkan krisis identitas yang nyata bagi kaum bapak: ​ Materialisme & Sekularisme: Keberhasilan seorang bapak sering kali disempitkan hanya sebatas pencapaian finansial, status sosial, atau jabatan, sehingga tanggung jawab spiritual keluarga terabaikan. ​ Dekonstruksi Peran ...

PUISI ORANG SUKSES


Orang Sukses akan mengayuh impian, cita cita bak seorang bayi yang merangkak, coba berdiri walaupun sesekali jatuh, untuk suatu Obsesi.

Pengalaman pahit dan manis terus berguling bahkan melayang seiring terbentuknya suasana kondusif

Ditengah gemuruhnya badai kehidupan semangatku tersentak untuk berjuang, dan bagai mata yang melotot kuarahkan ambisiku untuk suatu karya yang harum

Bagaikan mata yang melirik impian yang menari indah seakan hadir rasa kasmaran yang tak karuan dalam benakku untuk menggapai impian itu

Ku tepis egois dan jiwa anarkis lalu kuberteriak dengan suara melengiking menggelorakan “aku pasti bisa”

Asin, asam, gurih dan semua rasa yang menendang otot rasaku tak akan membuat hambar semangatku

Bahkan terus meluncur di tengah kesunyian untuk mengendus harapan manis
Suara gaduh dan bising di tengah gemerincik hujan tak mampu membuat asaku menggigil
Jiwaku seakan berenang menghindari lebah yang akan menyengat dan mnyentuh perih spiritku

Mataku berbinar di tengah buramnya kehidupan, kuyakin kusanggup menghirup secercah harapan dan menutupi buram dengan silau yang ada

Kubuang rasa narsis, kubersihkan semua pesing dan apek di sekitarku, kuhilangkan kegerahan dan rasa gatal yang ada, walau pengalamanku seolah rabun. Sebab aku yakin pasti kan ada kesejukan impian yang akan menjelang.

(Catatan dari kelas Self Development Duta Pertiwi Gorup; Esti, Kurnia, Joko, Sunaryanto)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025

Catatan Tambahan PJJ: 19 – 25 Juli 2026