Featured Post

CATATAN KHOTBAH ​Minggu, 25 Oktober 2026

Gambar
 ​ Tema: Bersaksi Tentang Tuhan ( Naksiken Kerna Tuhan ) ​ Nas Khotbah: Kisah Para Rasul 1:6–11 ​ I. PENDAHULUAN   ​Kita hidup di sebuah era ketika Artificial Intelligence (AI) dan otomatisasi digital dapat menjawab hampir segala pertanyaan manusia, memprediksi tren masa depan, bahkan mensimulasikan realitas. Namun, di balik kecanggihan teknologi ini, muncul dua krisis eksistensial yang besar: ​ Disorientasi Masa Depan ( Futuristic Anxiety ): Manusia semakin terobsesi ingin mengontrol masa depan—memprediksi algoritma pasar, nasib, dan kepastian hidup—namun justru semakin kehilangan arah dan ketenangan. ​ Krisis Otentisitas Saksi: Di era fake news , deepfake , dan informasi serba instan, dunia tidak lagi kekurangan data , melainkan kekurangan saksi hidup —pribadi-pribadi yang sungguh-sungguh memantulkan kebenaran, kasih, dan pengharapan Kristus dalam realitas konkret sehari-hari. ​Pertanyaan murid-murid kepada Yesus dalam Kisah Para Rasul 1:6, "Tuhan, mauk...

PUISI ORANG SUKSES


Orang Sukses akan mengayuh impian, cita cita bak seorang bayi yang merangkak, coba berdiri walaupun sesekali jatuh, untuk suatu Obsesi.

Pengalaman pahit dan manis terus berguling bahkan melayang seiring terbentuknya suasana kondusif

Ditengah gemuruhnya badai kehidupan semangatku tersentak untuk berjuang, dan bagai mata yang melotot kuarahkan ambisiku untuk suatu karya yang harum

Bagaikan mata yang melirik impian yang menari indah seakan hadir rasa kasmaran yang tak karuan dalam benakku untuk menggapai impian itu

Ku tepis egois dan jiwa anarkis lalu kuberteriak dengan suara melengiking menggelorakan “aku pasti bisa”

Asin, asam, gurih dan semua rasa yang menendang otot rasaku tak akan membuat hambar semangatku

Bahkan terus meluncur di tengah kesunyian untuk mengendus harapan manis
Suara gaduh dan bising di tengah gemerincik hujan tak mampu membuat asaku menggigil
Jiwaku seakan berenang menghindari lebah yang akan menyengat dan mnyentuh perih spiritku

Mataku berbinar di tengah buramnya kehidupan, kuyakin kusanggup menghirup secercah harapan dan menutupi buram dengan silau yang ada

Kubuang rasa narsis, kubersihkan semua pesing dan apek di sekitarku, kuhilangkan kegerahan dan rasa gatal yang ada, walau pengalamanku seolah rabun. Sebab aku yakin pasti kan ada kesejukan impian yang akan menjelang.

(Catatan dari kelas Self Development Duta Pertiwi Gorup; Esti, Kurnia, Joko, Sunaryanto)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026