Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (25 – 31 Oktober 2026)

Gambar
​ Tema: Konfesi Kedatangan Jesus Kembali ( Konfesi Kerehen Jesus Mulihken / Advent ) Teks Alkitab: Matius 24:36–44 ​ Pendahuluan ​Kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali ( Eskaton / Parousia ) merupakan puncak pengharapan iman Kristen. Namun, Alkitab secara tegas menegaskan bahwa waktu kedatangan-Nya dipagari oleh rahasia kedaulatan ilahi. Ketidakpastian waktu ini bukanlah alasan bagi gereja untuk bersikap apatis, melainkan pendorong teologis untuk senantiasa hidup dalam kesiapsiagaan iman. Eskatologi Kristen tidak mengajarkan spekulasi tanggal, melainkan transformasi cara hidup di tengah dunia yang terus berjalan. ​ Fakta ​ Ketahuannya Waktu Hanya pada Bapa: Tidak ada seorang pun—bahkan malaikat maupun Anak—yang tahu hari dan saat kedatangan-Nya, melainkan hanya Bapa. ​ Kondisi Zaman Nuh sebagai Ilustrasi: Manusia sebelum air bah hidup dalam rutinitas wajar (makan, minum, kawin) namun abai terhadap peringatan ilahi hingga kebinasaan datang mendadak. ​ Pemisahan ya...

MASIH BANYAK ORANG JUJUR DI BANGSA INI



Sehabis olah raga pagi ini saya melakukan peregangan dengan cara jalan kaki. Tidak berapa jauh dari rumah saya, saya tertarik untuk membeli pecal sebagai sarapan pagi sesampainya nanti di rumah. Nampaknya saya lah pembeli pertama hari ini. Saya memesan dua bungkus pecal, dilayani dengan ramah dan saya membayar dengan tukaran 50 ribu. satu-satunya uang yang ada dikantong saya. Ternyata si penjual mengatakan "pakai uang kecil saja pak, saya belum ada kembalian"
Saya juga berkata "tidak ada uang kecil saya Pak, ini satu-satunya uang saya"
lalu dia berkata, "kalau begitu bawa saja dulu uang Bapak, kapan Bapak lewat lagi bayar kepada saya"
Wah, saya merasa sangat kagum akan kepercayaan yang diberikan. Lalu saya beranjak dengan komitmen akan saya bayar nanti, dan saya kagum dan merasa sangat dimanusiakan dengan keikhlasan penjual pecal tersebut.

Lalu saya berjalan meninggalkan warungnya, tidak berapa jauh ada benda lain yang saya beli dengan tujuan utama menukarkan uang saya. Dan ketika saya sudah mempunyai tukaran uang yang lebih kecil, saya kembali berjalan kepada tukag pecal tadi sambil berkata "ini pak uang pecalnya, semoga hari ini banyak untung ya". Dia menerimanya dengan senyuman yang sangat tulus, dan hatiku berbunga-bunga karena sudah menemukan orang jujur di awal hari ini.

Saya yakin Rakyat Indonesia itu masih sangat banyak yang jujur. Yang mereka harapkan pun tidak muluk-muluk hanya kesempatan hidup dan bekerja dengan aman, tenang dan damai. Dan ketika mereka pulang kerumah mengharapkan menemukan tontonan televisi yang berguna, jujur serta dialog-dialog yang baik. Bukan rekaman kata-kata "kurang ajar, bangsat dll" oleh orang-orang terhormat di Senayan sana. Semoga Indonesia semakin baik lah...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)