Featured Post

Catatan PJJ 29 Maret – 4 April 2026

Gambar
 ​ Thema: Muat Bagin Ibas Berita Si Meriah Nas: 2 Timotius 1:3-8 ​1. Pendahuluan ​Surat ini merupakan "wasiat rohani" Rasul Paulus yang ditulis dari penjara Roma yang dingin dan gelap. Paulus menyadari waktunya sudah dekat, sehingga ia menulis dengan nada yang sangat personal dan emosional kepada Timotius, rekan sekerjanya yang lebih muda. Pendahuluan ini menekankan bahwa pelayanan bukanlah sekadar tugas organisasi, melainkan hubungan kasih yang berakar pada doa dan kenangan bersama. ​2. Fakta dari Nas  ​ Pelayanan yang Berintegritas: Paulus melayani Allah dengan hati nurani yang murni, melanjutkan warisan iman dari nenek moyangnya. Ini menunjukkan kesinambungan janji Allah dalam sejarah. ​ Kekuatan Doa Syafaat: Kedekatan personal Paulus ditunjukkan melalui doa yang tidak putus-putus, siang dan malam, bagi Timotius. ​ Empati dalam Persekutuan: Kenangan akan air mata Timotius menunjukkan bahwa dalam pelayanan, perasaan dan kerapuhan manusiawi tidak diabaik...

MASIH BANYAK ORANG JUJUR DI BANGSA INI



Sehabis olah raga pagi ini saya melakukan peregangan dengan cara jalan kaki. Tidak berapa jauh dari rumah saya, saya tertarik untuk membeli pecal sebagai sarapan pagi sesampainya nanti di rumah. Nampaknya saya lah pembeli pertama hari ini. Saya memesan dua bungkus pecal, dilayani dengan ramah dan saya membayar dengan tukaran 50 ribu. satu-satunya uang yang ada dikantong saya. Ternyata si penjual mengatakan "pakai uang kecil saja pak, saya belum ada kembalian"
Saya juga berkata "tidak ada uang kecil saya Pak, ini satu-satunya uang saya"
lalu dia berkata, "kalau begitu bawa saja dulu uang Bapak, kapan Bapak lewat lagi bayar kepada saya"
Wah, saya merasa sangat kagum akan kepercayaan yang diberikan. Lalu saya beranjak dengan komitmen akan saya bayar nanti, dan saya kagum dan merasa sangat dimanusiakan dengan keikhlasan penjual pecal tersebut.

Lalu saya berjalan meninggalkan warungnya, tidak berapa jauh ada benda lain yang saya beli dengan tujuan utama menukarkan uang saya. Dan ketika saya sudah mempunyai tukaran uang yang lebih kecil, saya kembali berjalan kepada tukag pecal tadi sambil berkata "ini pak uang pecalnya, semoga hari ini banyak untung ya". Dia menerimanya dengan senyuman yang sangat tulus, dan hatiku berbunga-bunga karena sudah menemukan orang jujur di awal hari ini.

Saya yakin Rakyat Indonesia itu masih sangat banyak yang jujur. Yang mereka harapkan pun tidak muluk-muluk hanya kesempatan hidup dan bekerja dengan aman, tenang dan damai. Dan ketika mereka pulang kerumah mengharapkan menemukan tontonan televisi yang berguna, jujur serta dialog-dialog yang baik. Bukan rekaman kata-kata "kurang ajar, bangsat dll" oleh orang-orang terhormat di Senayan sana. Semoga Indonesia semakin baik lah...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025