Featured Post

Synopsis Blades of the Guardians; Kembalinya Sang Legenda dan Kedewasaan Sinema Tiongkok

Gambar
  ​Oleh: Analgin Ginting ​Dunia sinema bela diri Tiongkok kembali diguncang oleh sebuah karya monumental yang bukan sekadar memamerkan adu pedang, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang kemanusiaan, intrik politik, dan prinsip hidup. Blades of the Guardians (atau Biao Ren), yang kini tengah menghiasi layar bioskop di Jabodetabek, menjadi magnet utama bagi para pencinta film kolosal. ​1. Kembalinya Jet Li: Penampilan yang Membuat "Pangling" ​Salah satu daya tarik terbesar film ini adalah kembalinya sang legenda kungfu dunia, Jet Li. Namun, bagi penonton yang datang dengan ekspektasi melihat "Wong Fei-hung" yang lincah atau "lethally fast" seperti di era 90-an, bersiaplah untuk terkejut. ​Jet Li tampil sebagai Chang Guiren, seorang pejabat tinggi di era Dinasti Sui. Penampilannya benar-benar bertransformasi total. Dengan riasan wajah yang matang, kumis dan jenggot panjang yang berwibawa, serta kostum kebesaran yang berat, banyak penonton yang hampir tida...

Keputusan Sulit

Kegelapan yang teramat pekat datang kedalam hidupnya. Dan satu-satunya teman dan tempat bersandar hanyalah wanita tua yang jauh lebih lemah dan lebih gontai dari dirinya. Putaran waktu seolah remuk, dan serpihannya bagaikan besi-besi tajam dalam pergerakan cahaya sedang meluncur ke sekujur tubuh. Keputusan yang diambil hanya menyisakan waktu dalam ukuran sepersekian detik. Sekali salah, maka kiamat menanti.

Tiba-tiba sebuah gagasan surgawi masuk menyelinap keseluruh pembuluh darahnya, kejantungnya, dan ke amygdalanya. Melahirkan sebuah keberanian dan keyakinan yang besarnya hanya beberapa nano lebih besar dari biji sesawi; lalu meluncurlah kata-kata abadi itu: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau ; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam, bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;
di mana engkau mati, aku pun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025