Featured Post

Merancang Arsitektur Pembinaan Spiritual: Menuju Transformasi Profesionalisme dan Keteladanan di GBKP

Gambar
  Oleh: Analgin Ginting Kondisi spiritualitas jemaat GBKP saat ini berada pada persimpangan jalan yang krusial. Pasca-pandemi, kita menyaksikan sebuah paradoks: di satu sisi kita merayakan euforia pemilihan pelayan (Pt/Dk), namun di sisi lain kita menghadapi penurunan partisipasi dan "kelelahan pelayanan" yang mengkhawatirkan. Spiritualitas sering kali terjebak dalam rutinitas liturgis yang kering, sementara Kerygma (pemberitaan) belum sepenuhnya meresap menjadi gaya hidup. Untuk menjawab tantangan ini, kita tidak bisa lagi mengandalkan metode konvensional. Kita membutuhkan transformasi fundamental yang menyentuh tiga pilar utama: Pemuridan, Keteladanan, dan Profesionalisme. 1. Krisis Integritas: Melampaui Euforia Periodisasi Kita harus jujur mengakui bahwa semangat pelayanan di GBKP sering kali bersifat fluktuatif—membara di awal pemilihan dan menjelang akhir periode, namun meredup di tengah jalan. Spiritualitas pemimpin adalah plafon bagi spiritualitas jemaat; jemaat tidak ...

Keputusan Sulit

Kegelapan yang teramat pekat datang kedalam hidupnya. Dan satu-satunya teman dan tempat bersandar hanyalah wanita tua yang jauh lebih lemah dan lebih gontai dari dirinya. Putaran waktu seolah remuk, dan serpihannya bagaikan besi-besi tajam dalam pergerakan cahaya sedang meluncur ke sekujur tubuh. Keputusan yang diambil hanya menyisakan waktu dalam ukuran sepersekian detik. Sekali salah, maka kiamat menanti.

Tiba-tiba sebuah gagasan surgawi masuk menyelinap keseluruh pembuluh darahnya, kejantungnya, dan ke amygdalanya. Melahirkan sebuah keberanian dan keyakinan yang besarnya hanya beberapa nano lebih besar dari biji sesawi; lalu meluncurlah kata-kata abadi itu: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau ; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam, bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;
di mana engkau mati, aku pun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025