Featured Post

Surat Ukat, Endi-Enta, dan Soteriologi Calvin: Temuan Kontekstual Anugerah dan Perbuatan Baik

Gambar
  Oleh Pt. Em. Analgin Ginting Abstrak ​Artikel ini mengeksplorasi korelasi antara filosofi hidup masyarakat Karo yang terekam dalam konsep Surat Ukat ( Endi-Enta ) dengan soteriologi Calvinis, khususnya mengenai doktrin anugerah Allah ( sola gratia ) dan perbuatan baik sebagai ucapan syukur ( gratitudo ). Melalui pendekatan teologi kontekstual, tulisan ini menunjukkan bahwa kearifan lokal Karo menyediakan gambaran kultural yang tepat untuk memahami keterdahuluan anugerah Allah sebelum tanggung jawab etis manusia. I. Pendahuluan ​Masyarakat Karo memiliki pandangan hidup yang berakar kuat pada pemeliharaan kehidupan dan relasi sosial. Salah satu ekspresi filosofis yang terekam dalam budaya Karo—terutama melalui Surat Ukat (surat ucapan/ungkapan kehendak hati)—adalah dinamika relasional antara Endi (memberi) dan Enta (meminta respon/hasil) [1]. ​Dalam kehidupan sehari-hari, makanan berfungsi sebagai simbol utama pemeliharaan. Orang Karo percaya bahwa Tuhan ( Dibata ) adalah Pemb...

Persahabatan Yang Sangat Mendalam 2 Orang Saudara Ipar : Prof. Yasonna H. Laoly, S.H.,M.Sc.,Ph.D, Dengan Alexander Ketaren

 Persahabatan sejati adalah anugerah yang tidak lekang oleh waktu, sebuah ikatan yang melampaui sekadar pertemuan biasa. Video ini menjadi saksi bisu betapa dalamnya hubungan yang terjalin antara dua sosok luar biasa, Prof. Yasonna Laoly dan mendiang Alex Ketaren. Melalui untaian kata yang penuh ketulusan, kita diajak untuk melihat sisi humanis dari sebuah relasi yang dibangun di atas fondasi kepercayaan dan dedikasi.

​Kehilangan sosok seperti Alex Ketaren tentu meninggalkan ruang kosong yang sulit terisi, namun kenangan yang ditinggalkannya tetap hidup melalui kesaksian orang-orang terdekat. Prof. Yasonna menyampaikan pesan yang sangat menyentuh hati, menggambarkan bagaimana Alex bukan hanya sekadar saudara ipar , melainkan sahabat yang hebat dengan integritas yang patut diteladani. Pesan ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menghargai setiap momen bersama orang-orang terkasih.


​Dalam setiap kalimat yang terucap, terpancar rasa hormat yang mendalam atas segala pengabdian dan karakter kuat yang dimiliki mendiang semasa hidupnya. Beliau dikenal sebagai pribadi yang memiliki komitmen tinggi, yang kehadirannya memberikan warna tersendiri bagi lingkungan sekitarnya. Video ini bukan sekadar dokumentasi, melainkan sebuah bentuk penghormatan terakhir yang tulus bagi seorang kalimbubu sekaligus sahabat yang telah berpulang.

​Melalui unggahan ini, diharapkan kita dapat mengambil pelajaran tentang arti kesetiaan dan persahabatan yang sesungguhnya. Bahwa meskipun raga telah tiada, nilai-nilai kebaikan dan jejak langkah yang ditinggalkan akan terus menginspirasi banyak orang. Mari kita sejenak memberikan apresiasi dan doa bagi almarhum yang telah meninggalkan warisan persahabatan yang begitu indah.

​Silakan saksikan tayangan lengkapnya melalui tautan di bawah ini untuk ikut mengenang perjalanan dan pesan mendalam dari Prof. Yasonna Laoly untuk silih (bahasa Karo untuk Ipar) sekaligus  sahabat tercintanya, Alex Ketaren. Semoga video ini bisa memberikan kedamaian dan inspirasi bagi siapa saja yang menontonnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ 7 – 13 September 2025