Featured Post

Merancang Arsitektur Pembinaan Spiritual: Menuju Transformasi Profesionalisme dan Keteladanan di GBKP

  Oleh: Analgin Ginting Kondisi spiritualitas jemaat GBKP saat ini berada pada persimpangan jalan yang krusial. Pasca-pandemi, kita menyaksikan sebuah paradoks: di satu sisi kita merayakan euforia pemilihan pelayan (Pt/Dk), namun di sisi lain kita menghadapi penurunan partisipasi dan "kelelahan pelayanan" yang mengkhawatirkan. Spiritualitas sering kali terjebak dalam rutinitas liturgis yang kering, sementara Kerygma (pemberitaan) belum sepenuhnya meresap menjadi gaya hidup. Untuk menjawab tantangan ini, kita tidak bisa lagi mengandalkan metode konvensional. Kita membutuhkan transformasi fundamental yang menyentuh tiga pilar utama: Pemuridan, Keteladanan, dan Profesionalisme. 1. Krisis Integritas: Melampaui Euforia Periodisasi Kita harus jujur mengakui bahwa semangat pelayanan di GBKP sering kali bersifat fluktuatif—membara di awal pemilihan dan menjelang akhir periode, namun meredup di tengah jalan. Spiritualitas pemimpin adalah plafon bagi spiritualitas jemaat; jemaat tidak ...

ERTEMAN


Erteman kal ateku ras kam, sebab kam teman kap,

Tapi usur mbiar aku, sebab uga nge kari ateku

Seh paksa rukur aku, andiko mesui nge ate adi la lit teman

Emaka teman, erteman lah kita.


Erteman kal ateku ras kam, sebab kam teman kap

Keleng ate si lit bas pusuh arus nge i peseh

Tuhan kam sinuruh gelah kita erteman

Emaka teman, erteman lah kita.


Kegeluhen enda gedang ku lebe perlawesna

Tengah, dalan melala kebiaren, emaka perlu kita teman

Ndube kam kuakap imbang, tapi teman kap

Emaka teman, erteman lah kita.


Tuduhken dage bangku adi kam kin temanku

Ula gasgasi aku, mesui pagi ateku

Tapina mari sidahiken dahin gerejanta

Sibuat rudang simejilena, pesikap perukurenta.

Temanku kam, dilaki tah diberu gia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025