Catatan Tambahan PJJ 12 - 18 April 2026
Tema: Harta-Harta Roh (Erta-Erta Pertendin) Nas: 2 Korintus 4:7-12 I. Pendahuluan Kehidupan manusia sering kali diukur dari apa yang terlihat di luar—kekayaan materi, jabatan, atau kekuatan fisik. Namun, Rasul Paulus menghadirkan paradoks yang tajam: kemuliaan Tuhan yang tidak terbatas justru diletakkan di dalam wadah yang sangat terbatas dan rapuh. Sebagai jemaat, kita dipanggil untuk memahami bahwa kerapuhan kita bukanlah penghalang bagi kuasa Tuhan, melainkan saluran bagi pernyataan kuasa-Nya. II. Fakta Teks & Makna Teologis Harta dalam Bejana Tanah Liat (Ayat 7) Teologis: "Bejana tanah liat" menggambarkan kemanusiaan kita yang fana, lemah, dan mudah pecah. Namun, di dalamnya terdapat "harta" yaitu Injil dan kemuliaan Kristus. Tujuannya: Supaya nyata bahwa kekuatan yang melimpah itu murni berasal dari Allah, bukan hasil usaha atau kehebatan manusia. Ketahanan dalam Penderitaan (Ayat 8-9) Paulus mencatat empat kontras: Ditindas na...