Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Featured Post

Catatan Tambahan Khotbah Minggu 29 Maret 2026

Gambar
Thema : Raja Yang Datang Di Dalam Nama TUHAN.   (Raja Si reh Ibas Gelar Tuhan) Nas Khotbah : Lukas 19 :  28 – 40 I. Pendahuluan Saudara yang dikasihi Tuhan, narasi "Minggu Palmarum" seringkali terjebak dalam romantisme sorak-sorai semata. Namun, jika kita menggali lebih dalam, perjalanan Yesus ke Yerusalem bukanlah sebuah kebetulan sejarah. Ini adalah sebuah proklamasi kedaulatan. Yesus tidak sedang hanyut dalam arus massa; Dialah yang menetapkan arus tersebut. Tema kita hari ini, "Raja Yang Datang Di Dalam Nama TUHAN", memanggil kita untuk memeriksa kembali: Raja seperti apa yang kita sembah? Apakah Dia Raja yang memenuhi ambisi kita, atau Raja yang memenuhi kehendak Bapa?  II. Fakta dari Nas: Kedaulatan Sang Sutradara Agung Lukas mencatat dengan detail bagaimana Yesus mengatur pengambilan keledai. Ini bukan sekadar meminjam kendaraan. Secara teologis, ini menunjukkan bahwa Yesus adalah Sutradara Paling Agung dalam kehidupan manusia. Dia menguasai semua skenario da...

Ternyata Negara Yang Paling Kompetitif Di Dunia Mempunyai Sejarah Protestanisme Yang Kuat

Gambar
Apa sumber motivasi Anda untuk bekerja, atau bekerja keras dengan bersungguh sungguh? Apa yang diajari agama atau aliran kepercayaan Anda tentang prinsip bekerja? Di agama Kristen Protestant kami diajari alasan dan tujuan bekerja ialah memenuhi panggilan Allah untuk menekuni suatu profesi tertentu.  Menjalankan profesi bukan lah untuk mencari uang atau mendapatkan   nafkah hidup, namun bekerja menjalankan profesi adalah untuk memperindah kehidupan saat mennanti kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali. Orang Kristen Protestan diajari untuk   bekerja dengan jujur, berkualitas, dan memperlakukan pekerjaan itu sebagai sebuah ibadah tanpa memikirkan apa upahnya.   Karena upah bekerja untuk orang percaya   itu sudah disediakan oleh Tuhan Allah.   Bahkan salah satu Firman yang sangat terkenal   dalam perjanjian baru, mengatakan bahwa orang yang bekerja berhak mendapat upah.  Roma   4:4 Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak di...

Dulu Dianggap Kasar, Ternyata Candaannya Pun Bisa Membuat Pusing dan Berang

Gambar
Selama ini Ahok dinilai banyak orang sebagai sosok   yang suka ngomong keras, tegas dan kasar. Bahkan “omongan   kasar”     nya Ahok dipakai banyak musuh politiknya untuk menjatuhkan dia.   Bahkan calon Gubernur yang lain dalam Pilkada Jakarta secara sengaja memakai jargon, “Jakarta mengingini pemimpin yang santun”,   sebagai strategi untuk mengalahkan Ahok yang dinilai sebagai pemimpin yang kasar dan bahkan emosional. Namun apa yang terjadi dua hari ini ,   yang membuat Sandiaga Uno sebagai Calon Wagub yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKS   berang dan marah tidak datang dari omongan kasar Ahok.   Bahkan Ahok tidak kasar sama sekali, sebab ngomongnya sambil terkekeh. Ahok ngomong sambil terkekeh saat ditanya wartawan mengenai responnya tentang tantangan Sandiaga Uno pembuktian harta terbalik.   Ahok meladeni pertanyaan wartawan dengan jawaban yang panjang lebar, tidak apple to apple, beda pembuktian kekayaan pejabat...