Featured Post

Paralysis of Analysis di GBKP: Menakar Macetnya Kepemimpinan Spiritual di Persimpangan Prosedur

Gambar
Oleh Pt. Em Analgin Ginting  Dengan Bantuan Gemini AI  I. PENDAHULUAN Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) saat ini sedang berada dalam sebuah anomali sejarah yang memprihatinkan. Sebuah fakta pahit yang tidak bisa dibantah adalah ketidaktuntasan pembahasan Tata Gereja pada Sidang Sinode GBKP Tahun 2025 Kegagalan ini melahirkan kekosongan hukum (vakum) yang berdampak luas; GBKP sempat berjalan tanpa Tata Gereja yang sah secara hukum sinodal. Akibatnya, muncul kegelisahan masif di ribuan Runggun. Pertanyaan retoris namun pedih bergema: "Gereja kita memakai tata gereja yang mana?" Kondisi ini diperparah oleh manajemen persidangan yang tidak efisien. Bayangkan, sebuah persidangan yang dihadiri oleh sekitar 900 orang peserta (Pendeta, Pertua, dan Diaken). Jumlah yang kolosal ini menuntut logistik yang luar biasa besar, biaya yang membengkak, dan ruang sidang yang luas. Namun, realitasnya menunjukkan bahwa kuantitas manusia tidak berbanding lurus dengan kualitas keputusan. Kita haru...

Hutang 100 Triliun Rupiah Tidak Seberat Dosa

Hutang dapat dilunasi hanya dengan sebuah perkataan.  Seberapa besar pun utang kita kepada seseorang, apakah sejuta rupiah, sepuluh juta, seratus juta, satu Milyard atau bahkan 100 Triliun rupiah, akan lunas kalau siorang tempat kita berutang mengatakan utangmu lunas.  “Kuapus maka lanai lit utangndu asakai pe man bangku” nina,  emaka enggo lunas utangndu.

 
 Hutang adalah sebuah keadaan hubungan atau kualitas hubungan antara seorang yang berhutang dengan seorang yang memberi hutang.  Proses berhutang  terjadi karena adanya hubungan saling percaya, atau hubungan mengasihi.    Namun siterhutang dalam perjalanan waktu tidak bisa mengembalikan uang atau barang pinjaman yang telah dia janjikan.   Dia tidak dapat menepati sasaran pembayarannya.   Lalu terbitlah hutang.  Manusia berhutang kepada manusia yang kedududukannya sama dihadapan Allah.


Dosa adalah ketidak mampuan manusia hidup dalam standar kekudusan dan kebenaran  Tuhan.  Dosa muncul karena tidak dapat memegang janji, atau komitmen untuk hidup benar dihadapan Allah. 

 
Hutang dapat lunas dengan dua hal, yaitu membayar kembali semua hutang, sebesar kesepakatan yang ada.  Atau jika dikatakan lunas oleh sipemberi hutang.   


Dosa tidak dapat ditebus dengan upaya apapun dari manusia, sebab standar manusia berbeda dengan standar Tuhan.  Manusia pun tidak sejajar dengan Tuhan.  Dosa hanya bisa dilunasi dengan bayaran yang ditentukan oleh Allah, yang memenuhi standar kekudusan Allah.  Manusia tidak dapat melunasi utang dosanya kepada Allah, sebab oleh  keberdosaan itu tidak mungkin lagi manusia layak membayar hutangnya.  Harus  ada manusia yang tidak berdosa yang dikorbankan kepada Allah untuk menutupi dosa manusia.  Ini adalah syarat pertama.  Syarat kedua harus ada pengakuan diri bahwa dia berdosa kepada Allah, dan memohon belas kasihan kepada Allah untuk mengampuni dosanya.  


Percaya kepada Yesus Kristus sebagai penebus manusia, dan mengakukan segala dosa dan kesalahan adalah cara  manusia untuk mendapat pengampunan dari Allah.  Daud berkata : Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati” (2 Sam 12 : 13)


Pengakuan adalah sebuah kualitas hidup manusia.  Pengakuan adalah sebuah keberanian sekaligus kerendahan hati yang dialamatkan kepada Allah atas ketidak tepatan manusia hidup dalam standar kekudusan Allah.  Mengaku dosa, adalah upaya tertinggi yang dapat dilakukan manusia kepada Allah.  Nilai atau harga sebuah pengakuan lebih besar dari uang sebesar apapun juga. 



Jika ada uang ndu seratus triliun yang kam persembahkan kepada Tuhan sebenarnya kam hanya memberikan milik Tuhan  kepada Tuhan, jadi itu tidak bisa menebus dosandu.  Namun jika kam mengaku dosa kepada Tuhan, berarti kam memberikan dirindu kepadaNya.  Memberikan diri kepada Tuhan  adalah upaya untuk menyatakan bahwa seseorang menyadari bahwa dia telah dipilih Tuhan Allah.  Oleh sebab itu, hanya orang orang yang sadar bahwa dia telah dipilih Tuhan  lah yang mampu mengakukan dosanya kepada Tuhan.   Dan orang yang mengakukan dosanya, dosanya ditebus oleh Darah Tuhan Yesus.  Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 April 2025

Catatan Tambahan PJJ 11 – 17 Mei 2025