Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (11 – 17 Oktober 2026)

Gambar
  ​ Tema: Pengetahuan Yang Lengkap Dan Berguna ( Pemeteh si kuh dingen serta ) Teks Alkitab: 1 Korintus 13:11 – 12 ​ "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal." ​ Pendahuluan ​Pertumbuhan adalah keniscayaan dalam tatanan ciptaan Allah. Sebagaimana seorang anak secara fisik dan mental mengalami fase perkembangan dari tutur kata, perasaan, hingga pola pikir sederhana menuju kedewasaan, demikian pula manusia dipanggil untuk mengalami pembaharuan budi dan iman secara berkesinambungan. Ketidakmampuan atau keengganan untuk bertumbuh merupakan sebuah anomali spi...

Utang Yang Tak Terlunasi Dalam 1000 Tahun

Pernah suatu ketika seorang teman bertanya tentang perbedaan perusahaan swasta nasional dengan perusahaan negara BUMN. Apapun jawaban yang kami berikan ternyata salah dimata dia. Sebab menurut dia jawaban nya lah yang paling tepat. Memang dalam dunia teka teki sipenanyalah yang mempunyai jawaban paling tepat. Hahahaha. Namanya juga teka teki, unsur isengnya lebih kuat daripada unsur lainnya.
Menurut si teman ini bedanya adalah :
Perusahaan Swasta mempunyai karyawan dengan etos kerja yang tinggi sehingga perusahaan selalu beruntung (profit), namun gaji dan bonus karyawannya hanya sedikit.
Perusahaan BUMN, mempunyai karyawan yang cerdik sehingga karyawannya selalu mendapat gaji dan bonus yang tinggi, sedangkan perusahannya selalu rugi dan banyak utang. Hahahahahaha.
Utang, ngomong soal utang Bangsa ini membuat bulu kuduk kita berdiri ngeri, meskipun baru membayangkannya saja. Apalagi kalau berusaha mencari jalan keluarnya. Betapa tidak kalau kita simak data data ini :






Sumber Foto : beritasatu.com

Utang Negara Republik Indonesia saat ini, menurut Vivanews adalah :
Pemerintah mengumumkan, per 31 Mei 2011, memiliki utang US$ 201,07 miliar atau Rp1.716 triliun dengan kurs Rp8.537 per dolar AS. Utang ini melonjak dibandingkan posisi akhir 2010, yang tercatat Rp1.676 triliun.
Itu baru utang dalam bentuk mata uang. Belum lagi utang utang yang bentuk dan penyelesaiannya lebih sulit lagi.

1. Utang Pemerintah Indonesia tentang kejadian sebenarnya, serta pihak yang merekayasa dalam peristiwa G30 S PKI. Masih simpang siur tentang peristiwa itu. Dan sampai saat ini masih sangat banyak pihak, (Rakyat) yang keluarganya menjadi Korban di Peristiwa itu bertanya tanya dan menanti klarifikasi dari Negara.
2. Utang Pemerintah Indonesia untuk menjelaskan peristiwa penyerangan Kantor PDI-P di jalan Diponegoro pada tanggal 27 Juli 1996. Banyak korban yang sampai sekarang hilang, tidak ada penjelasan dari Negara.
3. Utang Pemerintah Indonesia untuk menjelaskan segala sesuatu mengenai peristiwa Mei 1998. Hari ini ada 2 postingan dari Kompasianer mengenai hal itu, yang menjadi indikator bahwa tarikan emosional negatif terhadap peristiwa sangat sulit hilang sebelum ada pejelasan resmi dari Negara
4. Utang Utang lain dalam bentuk pemberantasan Korupsi, Penerbitan Undang Undang, misalnya Jaminan Sosial Masyarakat.
5. Utang Presiden dalam Memindahkan Ibukota untuk mengatasi kemacetan di Jakarta yang semakin parah.
6. Utang utang Pemerintah tentang ketenaga-kerjaan. Perlindungan terhadap para TKI di luar negeri

Sungguh sangat banyak utang-utang itu, baik yang bersifat tangible maupun yang intangible. Presiden mendatang yang akan dipilih pada tahun 2014 mempunyai PR yang sangat banyak dan sangat mendesak. Seharusnya mencari bentuk penyelesaian utang utang itu adalah prioritas kerja presiden mendatang, sehingga Bangsa Indonesia bisa menapakkan langkahnya menyongsong visi baru yang lebih mensejahterakan semua anak bangsa. Namun saya sendiripun khawatir, sebab Presiden berikutnyapun mungkin sama saja. Hanya hebat dalam memperkaya diri, sementara Hutang Bangsa semakin besar tanpa langkah penyelesaian. Besar kemungkinan bahwa 1000 tahun lagi pun utang utang ini belum terlunasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahan Bimbingan Tambahan PJJ GBKP ​Periode: 27 September – 3 Oktober 2026

GBKP Menjadi Keluarga Allah yang Diutus untuk Mengerjakan Missi Allah di Dunia bagi Seluruh Ciptaan

Catatan Tambahan PJJ: 2 – 8 Agustus 2026