Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 08 - 14 Februari 2026

Gambar
  Nas   Lukas 24 : 13 – 32 Thema Penglihatan Terang dan Mengenal Yesus Kristus (Terang Pengidah Janah Nandai Jesus) A. PembukaanC Di zaman sekarang ini, pengenalan akan Yesus Kristus sering kali terhalang oleh gaya hidup modern yang serba cepat, pragmatis, dan berorientasi pada kepuasan diri. Banyak orang mengenal Yesus hanya sebatas simbol agama, tradisi gerejawi, atau identitas sosial, tetapi tidak sungguh-sungguh mengalami perjumpaan pribadi dengan Dia. Seperti kedua murid di jalan menuju Emaus, manusia masa kini pun sering berjalan bersama Yesus tanpa menyadari kehadiran-Nya. Mereka berbicara tentang Yesus, mendengar kisah-Nya, bahkan terlibat dalam aktivitas keagamaan, namun mata rohani mereka tertutup. Kehidupan yang dipenuhi kekecewaan, harapan yang runtuh, dan ekspektasi yang tidak terpenuhi membuat hati menjadi lamban untuk percaya. Nas Lukas 24:13–32 mengajak kita untuk menyadari bahwa mengenal Yesus Kristus bukanlah hasil kecerdasan teologis semata, melainkan b...

Sebanyak 13.000 Remaja GBKP Termasuk Remaja Korban Erupsi Gunung Sinabung Menantikan Kedatangan Ahok.

Gambar
Basuki Tjahja Purnama yang akrab dipanggil Ahok menjadi  sebuah idola baru di Indonesia.  Banyak sekali orang yang kagum akan sepak terjangnya yang diyakini banyak orang sangat orisinal, berani, bersih dan jujur dan berkarakter kuat.  Publikasi yang sangat marak akan sepak terjang Ahok akhirnya sampai dimana mana dan dia dikagumi oleh banyak kalangan, tua dan muda, lintas suku, lintas agama, lintas geografi.  Termasuk saat ini dia sangat dikagumi dan diidolakan banyak anak anak dan remaja. Ahok berhasil menampilkan sesuatu yang baru, sesuatu yang unik bahkan aneh dalam nilai nilai positif,  sehingga banyak orang tua menginginkan anak anaknya kelak berprilaku seperti Ahok.  Khususnya anak anak yang ber agama Kristen, Ahok bahkan dianggap sebagai pahlawan Iman yang seharusnya memang demikian dalam menyikapi kondisi carut marut Negara yang ditimpa banyak  masalah, oleh karena prilaku para pejabat nya.  Keberanian Ahok dalam menindak tegas pega...

Mengapa Genap 10 Orang, Pengurus Moderamen GBKP Periode 2015-2020 ?

Gambar
Banyak orang (jemaat) yang bertanya mengapa pengurus Moderamen sekarang jumlahnya 10 orang? Pertanyaan ini memang wajar diajukan mengingat bahwa jarang sekali kepengurusan suatu organisasi jumlahnya genap.  Biasanya jumlah pengurus  ganjil.   Alasan nya supaya jika terjadi deadlock (kebuntuan) dalam proses pengambilan keputusan, bisa ditempuh jalur voting.  Dengan jumlah pengurus ganjil, dan diasumsikan semua menetapkan pilihannya, maka voting bisa dilakukan hanya satu putaran. Nah jika jumlah pengurusnya genap, maka besar  kemungkinan voting pun deadlock sebab jumlah suara yang setuju dan tidak setuju bisa sama dan sebanding.  Jadi inilah salah satu sebab  jumlah  pengurus Moderamen GBKP periode tahun 2015-2020 terasa aneh dan banyak dipertanyakan.  Namun mengapa akhirnya seluruh peserta Sidang Sinode GBKP  yang ke 35 yang jumlahnya sekitar 850 orang sepakat menyetujui jumlah pengurus Moderamen GBKP 10 orang? Jumlah p...