Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 30 Agustus - 5 September 2026

Gambar
  Tema: Memilih Kata yang Bijak (Make Kata Si Payo) ​Bacaan Utama: Titus 2:1–8 ​1. Pendahuluan ​Lidah dan kata-kata memiliki daya pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia—dapat membangun persekutuan atau justru menghancurkan kepercayaan. ​Rasul Paulus memberikan instruksi krusial kepada Titus agar setiap pemberitaan dan pengajaran jemaat senantiasa berakar pada ajaran yang sehat . ​2. Fakta Realitas Kehidupan ​Dalam realitas sehari-hari, ucapan yang ceroboh, fitnah, atau perkataan tanpa kendali sering kali menjadi batu sandungan dalam keluarga dan masyarakat. ​Dunia luar senantiasa mengamati konsistensi antara apa yang diucapkan oleh orang percaya dengan realitas karakter keseharian mereka di tengah dunia. ​3. Arti dan Makna Teologis ​Kata-kata sangat penting dalam memuliakan Tuhan, oleh sebab itu Paulus menekankan kemampuan memilih kata-kata yang bijak dalam pengajaran. ​Kata-kata harus sejalan dengan perbuatan, kebiasaan, dan tabiat; orang yang mampu...

Sebanyak 13.000 Remaja GBKP Termasuk Remaja Korban Erupsi Gunung Sinabung Menantikan Kedatangan Ahok.

Gambar
Basuki Tjahja Purnama yang akrab dipanggil Ahok menjadi  sebuah idola baru di Indonesia.  Banyak sekali orang yang kagum akan sepak terjangnya yang diyakini banyak orang sangat orisinal, berani, bersih dan jujur dan berkarakter kuat.  Publikasi yang sangat marak akan sepak terjang Ahok akhirnya sampai dimana mana dan dia dikagumi oleh banyak kalangan, tua dan muda, lintas suku, lintas agama, lintas geografi.  Termasuk saat ini dia sangat dikagumi dan diidolakan banyak anak anak dan remaja. Ahok berhasil menampilkan sesuatu yang baru, sesuatu yang unik bahkan aneh dalam nilai nilai positif,  sehingga banyak orang tua menginginkan anak anaknya kelak berprilaku seperti Ahok.  Khususnya anak anak yang ber agama Kristen, Ahok bahkan dianggap sebagai pahlawan Iman yang seharusnya memang demikian dalam menyikapi kondisi carut marut Negara yang ditimpa banyak  masalah, oleh karena prilaku para pejabat nya.  Keberanian Ahok dalam menindak tegas pega...

Mengapa Genap 10 Orang, Pengurus Moderamen GBKP Periode 2015-2020 ?

Gambar
Banyak orang (jemaat) yang bertanya mengapa pengurus Moderamen sekarang jumlahnya 10 orang? Pertanyaan ini memang wajar diajukan mengingat bahwa jarang sekali kepengurusan suatu organisasi jumlahnya genap.  Biasanya jumlah pengurus  ganjil.   Alasan nya supaya jika terjadi deadlock (kebuntuan) dalam proses pengambilan keputusan, bisa ditempuh jalur voting.  Dengan jumlah pengurus ganjil, dan diasumsikan semua menetapkan pilihannya, maka voting bisa dilakukan hanya satu putaran. Nah jika jumlah pengurusnya genap, maka besar  kemungkinan voting pun deadlock sebab jumlah suara yang setuju dan tidak setuju bisa sama dan sebanding.  Jadi inilah salah satu sebab  jumlah  pengurus Moderamen GBKP periode tahun 2015-2020 terasa aneh dan banyak dipertanyakan.  Namun mengapa akhirnya seluruh peserta Sidang Sinode GBKP  yang ke 35 yang jumlahnya sekitar 850 orang sepakat menyetujui jumlah pengurus Moderamen GBKP 10 orang? Jumlah p...