Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 14 - 20 Juni 2026

Gambar
Thema : Beluh Muat Ukur (Mudah Mendapatkan Rasa Empati Orang Lain) Nas : 1 Timotius 5 : 1-7  ​A. PENDAHULUAN & FAKTA BERKAITAN NAS ​Mendapatkan empati dan respek dari orang lain—atau yang dalam kearifan lokal kita sebut beluh muat ukur —bukanlah sebuah keterampilan manipulatif untuk mencari simpati demi keuntungan pribadi, melainkan buah dari ketulusan hidup yang berakar pada kasih Kristus. Sering kali kita terjebak menuntut untuk dipahami dan dihormati terlebih dahulu oleh orang-orang di sekitar kita, baik oleh pasangan, anak, orang tua, maupun sesama jemaat. Namun, firman Tuhan melalui Rasul Paulus menegaskan bahwa beluh muat ukur hanya bisa lahir ketika kita memiliki kerendahan hati untuk terlebih dahulu menanggalkan keegoisan, peduli pada kerapuhan sesama, dan berkomitmen mendahulukan kepentingan orang lain dengan penuh kemurnian. ​Di tengah realitas kehidupan modern yang cenderung individualistis dan transaksional, kemampuan untuk merengkuh empati sesama menjadi tantanga...

MARI KITA DUKUNG DAN DOAKAN KESUKSESAN SIDANG SINODE TAHUN 2010

Peristiwa terbesar dalam kehidupan seorang warga GBKP adalah ketika dia dengan segenap kemampuannya ikut berkontribusi dalam peristiwa-peristiwa besar gerejani, khususnya GBKP. Dan sebagai gereja yang berlaliran presbyterial synodal tentu Sidang Sinode merupakan peristiwa atau program terbesar. Perhelatan yang dilakukan dengan periode 5 tahun sekali, mempunyai arti yang sangat penting dan mendalam terhadap kelangsungan GBKP itu sendiri. Sebab pada sidang sinode inilah dibuat keputusan tertinggi tentang apa dan bagaimana GBKP melakukan pelayanannya minimal 5 tahun kedepan.

Dari sisi jumlah peserta barangkali sidang sinode tahun 2010 bisa jadi salah satu sidang terbesar gereja yang ada di dunia. Akan dihadiri oleh 1200 orang peserta utusan dari seluruh runggun, klasis dan moderamen GBKP. Ditambah dengan panitia dan undangan, kemungkinan jumlah peserta keseluruhan mencapai 1500 orang. Dan tentu saja hal ini bisa dilihat sebagai satu prestasi kehidupan yang amat besar. Sebab suku karo yang jumlah populasinya barangkali hanya sekitar 2 juta orang, dan warga GBKP sekitar 400 ribu orang sanggup menyelenggarakan suatu persidangan dengan jumlah peserta demikian besar.

Memang makna dan efektivitas sebuah sidang gereja tidaklah ditentukan oleh jumlah pesertanya. Namun meskipun demikian tetap saja hal ini merupakan suatu kebanggan kehidupan yang amat penting. Diakui bahwa masih banyak kelemahan dan ketidak puasan terhadap kualitas sidang sinode sebelumnya. Dengan tulus dan terus terang kita menerima bahwa banyak hal yang perlu diperbaiki. Tentu hasil kerja kita tidak mungkin melebehi level kecerdasan kolektif yang kita miliki. Jadi apa yang kita lakukan dulu, pada sidang-sidang sinode sebelumnya adalah hasil dari kecerdasan yang dimiliki oleh segenap warga GBKP.

Kecerdasan bertumbuh. Kecerdasan adalah hasil pembelajaran. Panitia belajar dari sidang-sidang sinode sebelumnya. Dan panitia pun berkeinginan untuk menjadikan sidang sinode tahun 2010 ini sebagai bahan pembelajaran untuk sidang sinode berikutnya, 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, 15 tahun lagi, 50 tahun lagi, sampai selama-lamanya sepanjang usia GBKP itu ada. Dan kelak apa yang kita lakukan pada sidang sinode tahun 2010 ini akan menjadi sejarah bagi anak cucu kita sekalian. AG

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tambahan PJJ 6 - 12 Juli 2025

Catatan Tambahan PJJ 03 – 09 Agustus 2025

Catatan Tambahan PJJ 13 - 19 Juli 2025