Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Featured Post

MENGUJI DAYA TAHAN EKONOMI INDONESIA:

Gambar
  ​Mengukur Ketahanan Makro di Tengah Guncangan Mikro dan Visi Substitusi Impor ​ Oleh: Ir. Analgin Ginting Jakarta, 5 Juni 2026 ​1. Pendahuluan ​Memasuki pertengahan tahun 2026, lanskap ekonomi Indonesia dihadapkan pada sebuah paradoks besar yang memicu perdebatan sengit di kalangan akademisi dan pengambil kebijakan. Di satu sisi, indikator makro di atas kertas menunjukkan ketahanan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang impresif. Namun di sisi lain, sektor riil dan pasar keuangan domestik memancarkan sinyal darurat. ​Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026 , tekanan eksternal telah menyeret nilai tukar Rupiah menembus batas psikologis baru di kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.036 per Dollar AS , setelah sempat tertekan ke rekor terendah Rp 18.049. Pelemahan nilai tukar yang kronis ini diikuti oleh kondisi Pasar Modal yang "berdarah-darah"; Indeks Harga Saham Ganungan (IHSG) mengalami koreksi tajam ke zona merah karena aksi jual masif ( capital outflow ) oleh investor asin...

SUMBER PENGAJARAN PERSEMBAHAN Catatan Tambahan PJJ 17 - 23 Mei 2020

Gambar
Imamat 1 : 1-3 Thema : Arus Mpersembahken Si Mehulina 1:1         Ilebuh TUHAN Musa i bas Kemah Perjumpan nari, jenari iberekenNa aturen-aturen si tersena enda, 1:2         gelah ipatuhi kalak Israel sanga ia mpersembahken persembahenna. Ise atena mpersembahken asuh-asuhen, banci ipersembahkenna: lembu, biri-biri, tah pe kambingna. 1:3         Adi atena lembu ipersembahkenna jadi sada persembahen tutungen, arus ipersembahkenna jenggi lembu si mejilena kal. Lembu e arus ipersembahkenna i bas dalan bengket ku bas Kemah Perjumpan, gelah ialoken TUHAN ia. FAKTA 1.               Tuhan memanggil Musa untuk memberikan aturan aturan kepada Bangsa Israel, termasuk aturan dalam meberikan persembahan. 2.              Tuhan memberikan kebebasan kepada Bangsa Israel untuk mempersembahkan lembunya, kambing nya atau dombanya. 3.   ...

FILOSOFI BERNYANYI. Catatan Tambahan PJJ 3 – 09 Mei 2020

Gambar
Masmur 92 : 1 – 5 Thema : Rende Meritaken Keleng Ate Dibata 92:1     Ende-enden tupung wari Sabat. 92:2     O TUHAN , seh riahna ngataken bujur man baNdu, janah rende muji Kam, o Dibata si Meganjangna; 92:3     meritaken keleng ateNdu erpagi-pagi, dingen pertetapNdu tupung berngi, 92:4     janah ngkuit gitar si sepuluh tinali, rikut ras gambus ras kulcapi. 92:5     Sabap perbahanenNdu kap si pegedang ukurku, erkiteken perbahanenNdu, aku rende alu meriah. FAKTA 1.       Kita bisa   melihat dan mendapatkan filosofi bernyanyi   dalam perikop bacaan dari Masmur 92 ini. Bahwa bernyanyi itu dilakukan pada saat hari sabat, pada saat kita semua diam di rumah merenungkan semua kebaikan Tuhan. 2.       Ukur Meriah , Hati Yang Gembira muncul saat mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, dan akan muncul lagu/nyanyian kepada TUhan Yang Maha Tinggi. ...