Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Featured Post

Catatan Tambahan PJJ 12 - 18 April 2026

​ Tema: Harta-Harta Roh (Erta-Erta Pertendin) Nas: 2 Korintus 4:7-12 ​I. Pendahuluan ​Kehidupan manusia sering kali diukur dari apa yang terlihat di luar—kekayaan materi, jabatan, atau kekuatan fisik. Namun, Rasul Paulus menghadirkan paradoks yang tajam: kemuliaan Tuhan yang tidak terbatas justru diletakkan di dalam wadah yang sangat terbatas dan rapuh. Sebagai jemaat, kita dipanggil untuk memahami bahwa kerapuhan kita bukanlah penghalang bagi kuasa Tuhan, melainkan saluran bagi pernyataan kuasa-Nya. ​II. Fakta Teks & Makna Teologis Harta dalam Bejana Tanah Liat (Ayat 7) ​ Teologis: "Bejana tanah liat" menggambarkan kemanusiaan kita yang fana, lemah, dan mudah pecah. Namun, di dalamnya terdapat "harta" yaitu Injil dan kemuliaan Kristus. ​ Tujuannya: Supaya nyata bahwa kekuatan yang melimpah itu murni berasal dari Allah, bukan hasil usaha atau kehebatan manusia. ​ Ketahanan dalam Penderitaan (Ayat 8-9) ​Paulus mencatat empat kontras: ​Ditindas na...

Rugi Buang Air Besar di WC

Gambar
Sebuah tindakan sangat simpatik dipraktekkan supporter Tim Jepang di Piala Dunia tahun 2018 di Rusia.   Setelah selesai pertandingan mereka mengumpulkan sampah sampah, dan meninggalkan stadion dalam keadaan kinclong, bersih dan rapi.  Tidakan menjaga kebersihan ini bukan hanya tindakan suatu ketika atau sekali sekali,   melainkan sebuah kebiasaan yang bisa dilihat diseluruh property atau pabrik pabrik yang dikelola oleh Jepang? Bagaima dengan Bangsa lain, atau suku lain? Dalam piala dunia ini, tidak   ada khabar   tentang suporter Tim Negara lain, sehingga bisa disimpulkan bahwa Hanya Bangsa Jepang yang terkenal dengan prilaku menjaga kebersihan.  Betolak belakang dengan bangsa Jepang adalah Suku Karo.   Maaf untuk melakukan oto kritik terhadap kebiasaan kita sebagai kalak karo. Datanglah ke jambur jambur setelah selesai acara peradatan. Maka anda akan melihat lautan sampah dimana mana.   Jorok.   Tidak ada niat sedikit pun...