Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

Featured Post

Teologi Pemilihan Pemimpin Dengan Sistem Undi Dan Kemungkinan Penerapannya di GBKP

Gambar
Sebuah Artikel Teologi masuk ke dalam Akun WA ku, dikirim oleh seorang abang yang sangat saya hormati yaitu Prof  Dr Ir Cipta Ginting, Guru Besar Universitas Lampung.  Beliau semasa aku masih kuliah  di IPB menjadi asisten dosen agama Kristen Protestan, dan kami sampai sekarang tetap berkomunikasi dalam level tertinggi.    Mendapatkan sebuah kiriman artikel dari seorang abanganda yang sangat dihormati tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya.  Segera saya baca dan dan mengajak diskusi Artificial Inteligent (Gemini AI) dan berikut ini lah ringkasannya A. Substansi Dan Relevansi Artikel Berdasarkan artikel berjudul "Membuang Undi Menemukan Pemimpin: Analisis Plus Minus Sistem Undi Pemilihan Pemimpin Dalam Kisah Raja Saul" oleh Jhon Marthin Elizon Damanik dan Binsar Jonathan Pakpahan, berikut adalah ringkasan substansi, kesimpulan, dan evaluasi mengenai sistem undi tersebut: ​1. Substansi Artikel ​Artikel ini membahas penggunaan sistem undi ( goral )...

Mungkinkah Beras Yang Dijual Pak Sembiring Itu Beras Plastik?

Gambar
Berita heboh tentang penemuan beras yang terbuat dari “bahan plastik”   terjadi di Bekasi.    Sebagaimana berita yang sangat ramai diberitakan dua hari terakhir ini baik melalui media sosial maupun televisi, bahwa seolah olah sudah pasti bahwa “beras palstik” itu benar benar ada ditemukan. Bermula dari pengakuan seorang pedagang nasi uduk yang menjadi pelanggan salah seorang pedagang (agen) beras di  Pasar Mutiara Gading Timur Bekasi yang mengatakan bahwa dirinya gagal membuat bubur yang baik untuk dijual. Dewi Septiani nama pedagang bubur ayam dan nasi uduk yang menjadi awal   dari semua kehebohan ini. Dewi membeli beras sebanyak 6 liter pada hari minggu 17 Mei 2015 di pasar Mutiara Gading Timur   di toko langganannya, yang dimiliki oleh seorang pedagang beras   terbesar disana.   Maksud hatinya adalah membuat bubur dan nasi uduk untuk dijual pada hari Senin tangal 18 Mei.   Namun Dewi Septiani sangat kaget karena dia gagal ...

Harga Novel Baswedan Lebih Tinggi Daripada Kapolri

Gambar
Berapakah harga seorang Novel Baswedan? Siapakah yang lebih tinggi harganya, Novel Baswedan atau Badrodin Haiti atau Budi Gunawan atau Budi Waseso? Bagaimana pula cara menentukan harga seorang manusia? Bisakah harga seorang  manusia ditentukan? Memang sulit, namun pasti bisa ditentukan. Ketika saat ini Novel Baswedan masih ditangani Bareskrim Polri, lima ketua KPK berkomitmen untuk  mundur  dari jabatan jika Novel Baswedan jadi ditahan.  Jadi harga seorang Novel Baswedan minimal setara dengan harga lima Ketua KPK.  Padahal Novel hanya lah pegawai level menengah saja di KPK. Bahkan lebih dari itu.  Presiden Jokowi s endiripun sudah memperingati  Polri untuk membebaskan Novel Baswedan serta tidak mengkriminalisasi kasusnya. Presiden merasa perlu dan sudah berkomentar tentang Novel Baswedan? Jika seandainya Badrodin Haiti mundur dari jabatannya, atau Budi GUnawan serta Budi Waseso dimundurkan dari jabatannya, adakah petinggi lembaga ...