Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Featured Post

CATATAN KHOTBAH ​Minggu, 25 Oktober 2026

Gambar
 ​ Tema: Bersaksi Tentang Tuhan ( Naksiken Kerna Tuhan ) ​ Nas Khotbah: Kisah Para Rasul 1:6–11 ​ I. PENDAHULUAN   ​Kita hidup di sebuah era ketika Artificial Intelligence (AI) dan otomatisasi digital dapat menjawab hampir segala pertanyaan manusia, memprediksi tren masa depan, bahkan mensimulasikan realitas. Namun, di balik kecanggihan teknologi ini, muncul dua krisis eksistensial yang besar: ​ Disorientasi Masa Depan ( Futuristic Anxiety ): Manusia semakin terobsesi ingin mengontrol masa depan—memprediksi algoritma pasar, nasib, dan kepastian hidup—namun justru semakin kehilangan arah dan ketenangan. ​ Krisis Otentisitas Saksi: Di era fake news , deepfake , dan informasi serba instan, dunia tidak lagi kekurangan data , melainkan kekurangan saksi hidup —pribadi-pribadi yang sungguh-sungguh memantulkan kebenaran, kasih, dan pengharapan Kristus dalam realitas konkret sehari-hari. ​Pertanyaan murid-murid kepada Yesus dalam Kisah Para Rasul 1:6, "Tuhan, mauk...

Hate Speech Ternyata Sama Dengan Viagra

Gambar
Setelah kurenung renungkan ternyata hate speech itu sama dengan Viagra.   Hahahahhah.   Mengapa mari kita lihat beberapa faktanya. Viagra itu dipakai   oleh laki laki yang sebenarnya sudah menyadari bahwa kejantanannya melemah (maaf), lalu meminum Viagra untuk meminjam kekuatan.   Akhirnya dia kuat dan perkasa berjam jam. Tapi setelah itu loyo kembali.   Dan selanjutnya dan seterusnya loyo lagi, kecuali dia kembali mengkonsumsi Viagra itu.   Lalu mari kita simak pelaku hate speech atau ujaran kebencian.   Pada saat dia melakukan ujaran kebencian dirinya merasa diatas angin karena orang yang diberikan ujaran kebencian itu benar benar pada saat itu akan ter bully, tersudut, terjolimi.   Tapi beberapa hari kemudian, efek dari   ujaran kebencian itu akan hilang, habis dan alam akan membela siapa yang benar.   Kebenaran tidak akan hilang hanya karena ujaran kebencian.         ...