Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Featured Post

Catatan Tambahan PJJ (26 Juli s.d. 1 Agustus 2026)

Gambar
 ​ TEMA: Kami Terima Dari Tuhan ( Ialoken Kami Ibas Tuhan Nari ) TEKS: 1 Tawarikh 29 : 14 – 16 ​ "Sebab siapakah aku ini dan siapakah bangsaku, sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari pada-Mulah segala-galanya dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu. Sebab kami adalah orang asing di hadapan-Mu dan orang pendatang sama seperti semua nenek moyang kami; sebagai bayang-bayang hari-hari kami di atas bumi dan tidak ada harapan. Ya TUHAN, Allah kami, segala kelimpahan bahan-bahan yang kami sediakan ini untuk mendirikan bagi-Mu rumah bagi nama-Mu yang kudus adalah dari tangan-Mu sendiri dan punya-Mulah segala-galanya." ​1. Pendahuluan ​Bagi orang Karo warga GBKP, kesadaran untuk memberi persembahan pada awalnya relatif rendah. Hal ini disebabkan oleh latar belakang sejarah pada awal berdirinya GBKP, di mana hampir seluruh kebutuhan operasional dan pelayanan gereja didanai serta disediakan oleh Nederlandsch Zende...

Hate Speech Ternyata Sama Dengan Viagra

Gambar
Setelah kurenung renungkan ternyata hate speech itu sama dengan Viagra.   Hahahahhah.   Mengapa mari kita lihat beberapa faktanya. Viagra itu dipakai   oleh laki laki yang sebenarnya sudah menyadari bahwa kejantanannya melemah (maaf), lalu meminum Viagra untuk meminjam kekuatan.   Akhirnya dia kuat dan perkasa berjam jam. Tapi setelah itu loyo kembali.   Dan selanjutnya dan seterusnya loyo lagi, kecuali dia kembali mengkonsumsi Viagra itu.   Lalu mari kita simak pelaku hate speech atau ujaran kebencian.   Pada saat dia melakukan ujaran kebencian dirinya merasa diatas angin karena orang yang diberikan ujaran kebencian itu benar benar pada saat itu akan ter bully, tersudut, terjolimi.   Tapi beberapa hari kemudian, efek dari   ujaran kebencian itu akan hilang, habis dan alam akan membela siapa yang benar.   Kebenaran tidak akan hilang hanya karena ujaran kebencian.         ...