Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

Featured Post

Catatan Tambahan Khotbah 31 Mei 2026

Gambar
  ​Naskah Khotbah Ekspositori & Teologis ​ Thema: Kesah Si Rehna I Bas Dibata Nari (Roh yang Berasal dari Allah) Nas: 1 Johanes 4:1–6 Fokus Teologis: Pneumatologi Trinitarian (Roh Kudus adalah Allah yang Berpribadi) ​I. Pengantar ​Mejuah-juah ras selamat mpermuliakan Gelar Tuhan Yesus Kristus man banta kerina. ​Dalam tradisi Reformed/Calvinis, karena komitmen yang luar biasa terhadap eksposisi firman dan kedaulatan akal budi yang tercerahkan ( ratio ), terkadang ada kecenderungan jatuh pada "intelektualisme kering" yang menomorduakan karya eksistensial Roh Kudus, seolah-olah Roh Kudus hanyalah sebuah "fungsi" atau energi, bukan Pribadi ketiga dalam Allah Tritunggal.  Sebab gereja -gereja Reformasi (Calvinis) sangat menghargai ketertiban berpikir, kedalaman doktrin, dan hikmat akal budi. Hal ini adalah anugerah yang indah. Namun, sering kali muncul sebuah bahaya laten: kita terjebak dalam menuhankan akal budi ( rasionalisme ) dan secara tidak sadar mereduk...

Elia Massa Manik Menciptakan Gelombang Dahsyat Perubahan Di PTPN

Gambar
Gebrakan Elia Massa Manik di PTPN sangat menggetarkan.   Meskipun baru sekitar 3 bulan menjabat sebagai Direktur Utama PTPN III Holding, namun amplitudo pekerjaannya sudah sangat kuat, dan ikut menggoyang seluruh PTPN yang jumlahnya   sampai 14 Perusahaan.   Betapa tidak, PTPN yang selama ini dikenal sangat tertutup kepada orang   luar dibuat terbuka selebar lebarnya. Tradisi tradisi yang lama yang oleh banyak pihak dikatakan   bermuara pada sistem kolonialisme yang terpelihara rapi   selama puluhan tahun, dibuat luluh lantak dengan kultur baru, Jujur, tulus, ikhlas, sehingga semuanya menjadi transparan.  Tidak hanya itu, Massa Manik mengedepankan Tata Nilai baru yang nantinya bertumbuh menjadi Budaya Kerja di PTPN; Proactivity, Excellence, Teamwork, Innovation, Responsibility.   Elia Massaa Manik Memotivasi Permata dalam acara Cimpa, baru baru ini Jumlah direksi setiap PTPN dikurangi setengahnya, dari 5 sampai ...