Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

Featured Post

MENGUJI DAYA TAHAN EKONOMI INDONESIA:

Gambar
  ​Mengukur Ketahanan Makro di Tengah Guncangan Mikro dan Visi Substitusi Impor ​ Oleh: Ir. Analgin Ginting Jakarta, 5 Juni 2026 ​1. Pendahuluan ​Memasuki pertengahan tahun 2026, lanskap ekonomi Indonesia dihadapkan pada sebuah paradoks besar yang memicu perdebatan sengit di kalangan akademisi dan pengambil kebijakan. Di satu sisi, indikator makro di atas kertas menunjukkan ketahanan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang impresif. Namun di sisi lain, sektor riil dan pasar keuangan domestik memancarkan sinyal darurat. ​Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026 , tekanan eksternal telah menyeret nilai tukar Rupiah menembus batas psikologis baru di kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.036 per Dollar AS , setelah sempat tertekan ke rekor terendah Rp 18.049. Pelemahan nilai tukar yang kronis ini diikuti oleh kondisi Pasar Modal yang "berdarah-darah"; Indeks Harga Saham Ganungan (IHSG) mengalami koreksi tajam ke zona merah karena aksi jual masif ( capital outflow ) oleh investor asin...

Elia Massa Manik Menciptakan Gelombang Dahsyat Perubahan Di PTPN

Gambar
Gebrakan Elia Massa Manik di PTPN sangat menggetarkan.   Meskipun baru sekitar 3 bulan menjabat sebagai Direktur Utama PTPN III Holding, namun amplitudo pekerjaannya sudah sangat kuat, dan ikut menggoyang seluruh PTPN yang jumlahnya   sampai 14 Perusahaan.   Betapa tidak, PTPN yang selama ini dikenal sangat tertutup kepada orang   luar dibuat terbuka selebar lebarnya. Tradisi tradisi yang lama yang oleh banyak pihak dikatakan   bermuara pada sistem kolonialisme yang terpelihara rapi   selama puluhan tahun, dibuat luluh lantak dengan kultur baru, Jujur, tulus, ikhlas, sehingga semuanya menjadi transparan.  Tidak hanya itu, Massa Manik mengedepankan Tata Nilai baru yang nantinya bertumbuh menjadi Budaya Kerja di PTPN; Proactivity, Excellence, Teamwork, Innovation, Responsibility.   Elia Massaa Manik Memotivasi Permata dalam acara Cimpa, baru baru ini Jumlah direksi setiap PTPN dikurangi setengahnya, dari 5 sampai ...