Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Featured Post

Catatan Tambahan Khotbah 31 Mei 2026

Gambar
  ​Naskah Khotbah Ekspositori & Teologis ​ Thema: Kesah Si Rehna I Bas Dibata Nari (Roh yang Berasal dari Allah) Nas: 1 Johanes 4:1–6 Fokus Teologis: Pneumatologi Trinitarian (Roh Kudus adalah Allah yang Berpribadi) ​I. Pengantar ​Mejuah-juah ras mpermuliakan Gelar Tuhan Yesus Kristus man banta kerina. ​ Dalam tradisi Reformed/Calvinis, karena komitmen yang luar biasa terhadap eksposisi firman dan kedaulatan akal budi yang tercerahkan ( ratio ), terkadang ada kecenderungan jatuh pada "intelektualisme kering" yang menomorduakan karya eksistensial Roh Kudus, seolah-olah Roh Kudus hanyalah sebuah "fungsi" atau energi, bukan Pribadi ketiga dalam Allah Tritunggal.  Sebab gereja -gereja Reformasi (Calvinis) sangat menghargai ketertiban berpikir, kedalaman doktrin, dan hikmat akal budi. Hal ini adalah anugerah yang indah. Namun, sering kali muncul sebuah bahaya laten: kita terjebak dalam menuhankan akal budi ( rasionalisme ) dan secara tidak sadar mereduksi p...

Dari DL Sitorus Mengalir Kepemimpinan Sihar Sitorus

Gambar
Siang itu dalam rencana penerbangan Garuda GA 188, pada hari Kamis tanggal 3 Agustus 2017,   pria tua berwajah tegas ini ingin pulang ke kampung halamannya melalui Kuala Namo International Airport di Deli Serdang, Sumatra Utara.   Saat mau boarding dia merasa badannya lemah dan meminta kepada petugas darat Garuda Indonesia, untuk menyediakan kursi roda.   Dibantulah dia naik menuju tempat duduknya di kelas bisnis GA 188 itu. Begitu dia duduk dia merasa dadanya   sesak, dan sesaat kemudian dia pergi menuju keabadian dengan ketenangan yang sangat nyaman.  Dia pergi saat pesawat belum take off , sehingga tidak merepotkan siapapun. Dia pergi saat dia berada ditengah menunaikan sebuah tugas pekerjaan.   Segera lah berita itu memencar ke seluruh penjuru, melalui alat dan metode komunikasi   millenial di jaman NOW, sehingga puluhan juta masyarakat Indonesia segera mengetahuinya.   DL Sitorus. Inilah proses kematian yang sangat terho...